Ingkar – 3

"Kamu nggak dengar apa yang ibuku bilang waktu itu? Aku ini mau menikah dengan orang lain, buat apa sih kamu tetap menghampiri aku ke sini?" Dia berlutut di depanmu. Kamu bingung dengan sikap dia yang malah makin melembut ketika kamu kasari. "Heh, mau apa kamu? Kok malah berlutut begini? Bangun, Mario," perintahmu padanya. Namun, yang … Lanjutkan membaca Ingkar – 3

Ingkar – 2

Suatu hari di sebuah kafe, kamu sedang bersama dengan seorang wanita dan nampak asyik menikmati mentari sore dari balik jendela besar ditemani secangkir amerikano panas. "Sudahlah, Mario. Lupakan saja dia. Toh salah dia sendiri yang nggak mau dengar penjelasanmu terlebih dulu, main asal memutus komunikasi saja," sahut wanita paruh baya di hadapanmu sambil menyesap secangkir … Lanjutkan membaca Ingkar – 2

Ingkar

Astrid masih mematut wajahnya di depan cermin. Kedua mata cokelat itu memandang lurus bayangan dirinya sendiri di dalam cermin. Lagi-lagi bayangan pria itu muncul dalam benaknya. Mood baiknya sejak bangun tidur pun hancur seketika. Kini wajah Astrid kembali murung kembali. Tangan kanannya melemas. Spons bedak padat yang ia genggam terjatuh di pangkuannya. Rok putihnya kini … Lanjutkan membaca Ingkar

Album Suara Deyo

Haloooo! Lama tak bersua, nih. Kemarin lagi hectic banget, jadi baru bisa posting sekarang. Sebenernya banyak draft yang belum tuntas kutulis jadi belum bisa aku posting, belum lagi musti diedit dulu tulisannya. Huhu.. Berhubung aku ini orangnya paling nggak bisa untuk nggak bercerita tentang sesuatu hal, jadi aku tumpahkan lewat podcast, deh. Nah, mungkin ada … Lanjutkan membaca Album Suara Deyo