Lagu Pertama Rilis!

Hayyaaa nggak nyangka Rini dan Cho bakalan ketemuan dan mereka menyempurnakan lagu berjudul Kala Bertemu ini. Thank you, daaaaarl!🥺 Kita bertiga sama-sama bukan ahlinya dalam bermusik tapi kami bertiga sama-sama penikmat musik. Sedikit banyak setidaknya kami paham tentang musik, bagian dasarnya aja sih wkwk. Trus suatu siang yang cerah (kalau ga salah), Cho tiba-tiba ngirimin … Lanjutkan membaca Lagu Pertama Rilis!

Saking Galaunya, Bikin Lagu Bertema Ceria

Ohaaaiii!!! Lama tak bersua. Bulan lalu jadwalku mendadak penuhh sekali, bahkan tak jarang sampai ngelembur. Rasanya kepala tuh penuh gitu, sampai-sampai nggak sempat nulis di blog lagi. Huhu.. maapin ya. Tapi berhubung aku anaknya gatel banget kalau ngga nulis, alhasil bulan lalu aku nulis puisi aja lewat handphone. Walaupun keadaan sebenarnya bukan sesimpel itu, sih … Lanjutkan membaca Saking Galaunya, Bikin Lagu Bertema Ceria

Ingkar – 5

Astrid kembali menutup laptop lalu menyesap amerikanonya. Ia memejamkan mata sekali lagi. Gigi depannya menggigit-gigit bibirnya sendiri. Begitulah Astrid ketika sedang mengkhawatirkan sesuatu, nyawanya sudah tidak pada layar monitor yang menampilkan jendela Ms. Word berisi artikel yang harus dia sunting. Seolah tiba-tiba otaknya jadi tumpul karena satu hal. Iya, satu hal. "Seandainya kemarin aku menuruti … Lanjutkan membaca Ingkar – 5

Ingkar – 4

Dua tahun lalu, satu minggu pasca pernikahan dibatalkan... "Iya, katanya sih gitu. Dia batal nikah minggu lalu. Kayaknya cowoknya udah ngebuang dia," kata seorang perempuan. "Ah, yang bener? Masa cantik-cantik gitu dibuang sama cowok? Lah, gimana aku?" sahut perempuan lainnya. "Iya beneran! Kasihan banget, ya?" "Eh, udah ah, balik kerja. Pagi-pagi udah ngomongin orang. Tuh, … Lanjutkan membaca Ingkar – 4

Ingkar – 2

Suatu hari di sebuah kafe, kamu sedang bersama dengan seorang wanita dan nampak asyik menikmati mentari sore dari balik jendela besar ditemani secangkir amerikano panas. "Sudahlah, Mario. Lupakan saja dia. Toh salah dia sendiri yang nggak mau dengar penjelasanmu terlebih dulu, main asal memutus komunikasi saja," sahut wanita paruh baya di hadapanmu sambil menyesap secangkir … Lanjutkan membaca Ingkar – 2