meja kerja
Credit: xwork.co

Ini sering banget aku rasain. Kesel sih, tapi kalau dipikir, kok lucu.. Kenapa diriku harus kesel sama hal kayak gitu..?

Aku sampai pernah bertanya ke diriku sendiri,

Kenapa sih manusia bisa lapar? Kayaknya seru deh jadi vampir, bisa nggak makan beberapa hari, hemat duit pula. Kalau lagi ada mood buat nulis, nggak mesti khawatir terdistrak sama kegiatan makan. 

Ujarku pada diriku sendiri. Kedengerannya aneh, bukan? Tapi tidak bagiku. Aku sering sekali mendapat ilham untuk menulis. Setelah beberapa jam asik menulis tanpa henti, perut bunyi. Aku abaikan tapi malah makin menjadi. Alhasil akhirnya aku pergi ke dapur untuk mengambil sepiring makanan.

Setelah suapan terakhir, seketika mood-ku buat menulis langsung menghilang beserta ide-idenya. Jalan cerita yang sudah tersusun rapi di otakku mendadak menghilang seperti angin. Syuuuutt.. Akhirnya aku putuskan untuk melanjutkan besok.

Namun, ketika sudah anteng duduk di depan laptop keesokan harinya, kesepuluh jariku mendadak kaku. Otakku buntu. Aku tak tahu hendak menceritakan apa. Aku tidak ingat rasa menjadi si tokoh utama. Ketika aku sudah kehilangan rasa itu, aku hanya bisa mengembuskan napas panjang dan tertunduk lesu.

Hari berikutnya kucoba. Hari berikutnya lagi juga kucoba. Minggu depan kucoba. Minggu depannya lagipun kucoba. Hasilnya nol.

Pikiranku buntu.

Aku…

…KENA WRITER’S BLOOOOCCKK!!

Hah, gimana ini, novelku belum selesai.. Kasihan si tokoh utama belum sempet nyatain perasaannya, dia masih nangis di pojokan kamar aja sambil jongkok. Dia pasti pegel nge-freeze kayak gituuuu…

Begitulah keresahan yang pernah kualami. Akibatnya, kini banyak tulisanku yang berakhir di draf dan tersimpan rapi dalam laptop. Maaf ya, kalian nggak bisa baca karena tulisannya belum layak baca.

Sampai sekarang aku masih belum sanggup untuk mulai nulis cerita bersambung lagi atau novel. Takut. Aku takut kehilangan rasa untuk menulis setelah melakukan kegiatan makan.

Apa ini cuma perasaanku aja? Aku tahu, sebenernya aku nggak bisa menyalahkan sesuatu yang memang sudah menjadi kodrat manusia, yaitu manusia memang butuh makan. Sepertinya aku hanya beralibi saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s