Dulu aku pernah berpikir bahwa merenung itu adalah pekerjaan yang sia-sia. Itu didasari dari pikiran yang ditanamkan oleh orang-orang tua jaman dulu. Namun kini semuanya berbalik.

Pada era ini, orang-orang terlalu sibuk dengan segala kepentingannya dan mungkin nyaris nggak ada waktu untuk memikirkan dirinya, baik kesehatan mental dan pikirannya.

Waktu luang kita kebanyakan dihabiskan dengan urusan-urusan pribadi, baik dengan orang terdekat, rekan kerja, bahkan media sosial. Pernah nggak, satu kali aja berpikir bahwa diri kita sedang tidak baik-baik saja?

Kalau pernah, berarti kamu adalah orang yang beruntung. Kamu beruntung karena telah menyadari itu lebih awal, atau bahkan lebih dulu dari sebelum membaca postingan ini. Kuucapkan sekali lagi, selamat!

Ketika kamu sedang menyadari bahwa dirimu sedang tidak baik-baik saja, otomatis alam bawah sadarmu akan menerima informasi itu dan akan menyerapnya. Nah, ketika sudah diserap, alam bawah sadarmu memerlukan waktu sejenak untuk memprosesnya hingga keluar hasil berupa keputusan apa yang akan kamu ambil untuk mengatasi dirimu yang sedang tidak baik-baik saja.

Kalau aku pribadi, ketika aku menyadari diriku sedang tidak baik-baik saja, aku sengaja menyiapkan beragam cara untuk membuat diriku ini sembuh. Misalnya dengan melakukan apa yang kita suka, atau sebut saja hobi.

Nah, hobiku dengan hobimu tentu berbeda, bukan? Lalu, kamu juga bisa menghubungi keluarga atau orang terdekatmu, dan lain sebagainya. Silakan, kamu boleh melakukannya sesuai dengan caramu.

Namun, ketika menggeluti hobi di luar kesibukanmu di tempat kerja dan kamu masih juga merasa hatimu belum plong atau lega, mungkin ini adalah saat yang tepat untuk menyisakan waktu merenung beberapa menit untuk memikirkan apa yang sedang terjadi dalam dirimu.

Saya biasanya merenung di malam hari menjelang tidur, setidaknya saya butuh 15 – 20 menit untuk benar-benar merenungi banyak hal. Untuk mempermudah kamu, kamu bisa mulai merenungi hal dan segala kegiatan yang sudah kamu lakukan dan lalui selama satu hari itu. Saat inilah saat paling tepat untuk mengevaluasi diri sendiri dan berkembang saat sudah mulai jam kerja.

Kalau sudah merenunginya, esok paginya kamu akan satu langkah lebih depan daripada temanmu yang lain karena kamu sudah punya perencanaan pribadi terlebih dahulu dalam kepalamu, kamu sudah paham dengan apa yang harus lakukan, dan tentu saja kamu lebih terarah dan lebih terencana.

 

Jadi, bagaimana, sudahkah kamu merenung hari ini?

 

 

6 tanggapan untuk “Merenung Itu Penting

  1. Ada yang menghalangiku untuk sempat merenung hari ini. Pekerjaan kantor tersangkanya. Tp, gak masalah, masih sempat baca tulisan Deyo. 😀
    Selamat malam, Deyo.

    Suka

    1. Wah, halo Mas HP. Semoga urusan kantornya lekas selesai, yaa. Terima kasih sudah mampir dan baca tulisan ini. Lain waktu saya juga mau mampir ke blog Mas HP, ah. Ehehe
      Iya, malam jugaa..

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s