Dua Hari Jadi Host MBC Gangneung (Day One)



Selamat berakhir pekan! Hehehe

Aku mau berbagi sedikit cerita, nih. Masih seputar pengalamanku di Korea, kali ini aku mau menceritakan tentang pengalamanku menjadi host di sebuah chanel televisi lokal Korea, yaitu MBC Gangneung (kurang lebih sama kayak Net TV Yogyakarta).

Kalau ditanya, gimana ceritanya kok bisa jadi host di acara itu? Aku juga masih bingung mau jawab gimana karena aku dapet kesempatan ini dari orang yang aku nggak nyangka bakal memperkenalkan aku pada dunia pertelevisian Korea. Iya, beliau adalah Im Yeon Hee, salah satu guruku (staf Office of International Affairs) sekaligus doumi seonsangnim-ku selama aku tinggal di Gangneung. (Jangan bosen ya aku bahas Gangneung lagi, karena selama aku tinggal di sana, aku memang punya segudang cerita 😥 )

Throwback to 2017

Kulupa tepatnya hari apa, yang jelas ketika itu beliau menghubungiku lewat Kakao Talk. Beliau bertanya kepadaku apakah aku ada waktu di tanggal sekian dan jam sekian. Karena kerjaanku tidak ada lagi selain kuliah dan siaran di Radio PPI Dunia, makanya aku jawab ‘ada.’ Lalu beliau langsung menjelaskan padaku bahwa akan ada proses syuting sebuah program televisi (ketika itu aku belum diberi tahu nama programnya) selama dua hari dari channel TV MBC Gangneung. Beliau juga menanyakan kesanggupanku malah sempat minta maaf kalau agak mendadak mengabarinya (padahal beliau memberi kabar padaku itu kalau tidak salah 5 hari sebelum hari H-nya. Itu nggak dadakan kali buat mahasiswi yang banyak jam nganggurnya kayak aku lol)

Aku yang lagi leha-leha, sempet kaget banget dan bergumam, wah, MBC?! Ya, jelas maulah! Isi pesan beliau sampai kubaca berkali-kali, dong. Hahahah.. Buat memastikan, aku juga sampai bertanya ke beliau, kenapa beliau memilih aku lagi sebagai mahasiswa asing di projek seperti ini.. (karena sebelumnya juga ada beberapa projek iklan dan beliau juga memilih aku. Kebetulan projek ini adalah projek paling worth it yang pernah beliau tawarkan ke aku) Beliau menjawab, karena aku pernah cerita ke beliau bahwa aku punya minat di bidang film dan televisi, dan aku juga terlihat periang di mata beliau (kata doi loh bukan kataku gaes 😥 ), jadilah beliau memilihku lagi. Beliau juga menjawab, kalau memang aku tidak sanggup untuk hadir di hari dan jam yang beliau tawarkan itu, tidak apa-apa, beliau bisa akan coba menawarkan kepada mahasiswa Indonesia yang lainnya. Dan kalian pasti taulah jawabanku apa ya, kaaan? lol

Sejak saat itu, aku sangat menghormati beliau dan menganggap beliau seperti kakakku sendiri (umurnya sudah banyak, tapi masih kelihatan muda sekali. Jiwa dan pola pemikirannya pun muda). Auto nge-fans juga ke beliau, sih. Tipe wanita karir banget. Btw, aku jadi kangen sama beliau. Udah lama nggak chat-an lagi.

Anyway, setelah aku setuju dan beliau yang juga terlihat senang sekali dengan reaksiku yang mengiyakan tawarannya, beliau membuatkan janji pertemuanku dengan pihak MBC Gangneungnya. Aku ingat sekali, lokasi pertemuannya di Perpustakaan Kampus (salah satu tempat faaaavoritku di kampus).

Hari pertemuan itu tiba. Pihak MBC Gangneung yang sudah datang berjumlah tiga orang. Mereka menggunakan pakaian tebal serba hitam karena kebetulan ketika itu sedang masuk musim gugur. Tak lama, salah satu teman sekelasku di mata kuliah Bahasa Inggris datang dan duduk di sebelahku. Kita berdua sama-sama kaget, dong! Hahaha.. saat itu kita sama-sama berpikir bahwa tidak ada yang lain yang ikut acara ini selain diri sendiri, eh ternyata hahahah..

Setelah beberapa menit intermezzo, akhirnya aku dan temanku asal Rusia, Senia, di-briefing oleh kru MBC Gangneung. Kami dijadwalkan akan syuting saat akhir pekan nanti (Sabtu dan Minggu). Meskipun weekend-ku yang kucintai harus terisi dengan jadwal syuting full dari pagi, aku rela kok. Azek. Lagipula isi kegiatannya jalan-jalaaan doong boor, gimana nggak seneng?! Kapan lagi kan ya jalan-jalan, dan makan-makan gratis sambil dibayar? ><

Semenjak itu aku baru sadar, aku dan Senia di sini secara resmi sudah jadi Host program televisi Welcome to Gangneung. Program ini dibuat dalam rangka menyambut perhelatan besar Olimpiade Dunia yang akan digelar di Korea Selatan, tepatnya di Gangneung. Program ini akan diputar tepat saat H-100 hari menjelang opening ceremony acara tersebut. What an honor! Terharu huhuhu..

 

HARI PERTAMA SYUTING

Nah, masuk ke hari pertama syuting, kami mulai perjalanan kami dari terminal bus satu-satunya di Kota Gangneung atau biasa disebut Gangneung teomineol (iya bener, Gangneung itu sebenarnya ndeso dibandingkan Seoul yang sudah punya banyak terminal). Di sini aku nggak bakal banyak bercerita lewat tulisan, tapi lebih banyak bercerita lewat foto atau mungkin nanti kalau memungkinkan aku bakal sertakan video juga. Let’s go!

Inilah dia tujuan pertama kami, Gangneung Station, yang dibuat untuk memudahkan turis-turis mancanegara yang mau datang ke Pyeongchang Donggye Olympic 2017 di Kota Gangneung.
Belum juga masuk ke bagian dalemnya, k ami udah disambut oleh hiasan cantik.
Stasiunnya masih dalam tahap pembangunan. Para pekerja bangunan di sini lagi kejar target agar stasiun bisa segera beroperasi pada bulan Desember 2017.
Beberapa bagian stasiun ini ada yang sudah mulai terlihat bentuk jadinya. Uhuy!
Di stasiun ini, istimewanya adalah para pelancong bisa nunggu kereta sambil baca-baca informasi mengenai sejarah hingga cara kerja stasiun ini.
Ohiya, kereta ini kereta spesial, loh! Bagi kamu yang tinggal di Seoul, bisa langsung naik kereta ini jika ingin mengunjungi Gangneung. Tanpa transit, loh! Keren, kan?
Kita turun ke bagian bawah tanah, nih. Bisa terlihat, jalur keretanya sudah beres, hanya tinggal finishing sisi-sisi jalur kereta dan bagian atapnya.
Tak lupaa, kita foto-foto dulu. Kali ini kita foto sama mandornya. Hihihi..

Sebelum menuju destinasi selanjutnya, kita dan semua kru makan siang dulu.

Sengaja makanannya nggak difoto, biar kalian nggak ngiler hahhaah.

Beres makan siang, kita langsung cuss ke destinasi selanjutnya, yaitu..

IMG_2149IMG_2140IMG_2152

Yap! Tiga foto di atas adalah foto yang kuambil saat kita syuting di Olympic Park, tempat di mana kamu bisa ikut mendapatkan sensasi pengalaman olahraga musim dingin seperti balap ski dan pertandingan ski (walaupun sebenarnya aku nggak sampai ikut bertanding juga, sih. Lol).

Mohon maaf, saat mengunjungi Olympic Park, banyak wahana dan tempat yang bagus, tapi aku nggak ambil fotonya. Jadi foto yang ada cuma pas aku lagi di dalam Stadion Pertandingan Haki. Itu putih-putih kelihatannya kayak permukaan lantai biasa ya? Padahal itu es batu semua, loh. 😀

 

Lanjut ke destinasi selanjutnya, kita semua datang ke kantor Walikota Gangneung. Di sana, beliau memberi tahu banyak hal tentang Olimpiade Olahraga Musim Dingin, loh. Menarik!

IMG_2164
Pemandangan depan Kantor Walikota Gangneung
IMG_2218
Hamdalah dapat oleh-oleh berupa boneka harimau putih (Horangi) dan beruang (Bandabi).

Setelah asik ngobrol-ngobrol segalaaa hal tentang Gangneung dan pelaksanaan Pyeongchang Donggye Olympic di Gangneung, kita pun cuss lagi ke destinasi lainnya. Nggak kalah menarik!

 

Yuhuuu! Kita mampir juga ke Gangneung Daedohobu. Tempat ini, katanya, adalah kantor polisinya masyarakat korea zaman dulu. Tapi sekarang dipakai jadi tempat wisata untuk masyarakat sekitar yang ingin menonton dan mendapatkan pengalaman  secara langsung tentang budaya tradisional Korea Selatan. 

 

mereka bisa bersama-sama kembali.

 

IMG_2126
Gangneung Daedohobu nampak depan
IMG_2227
Pertunjukannya ada di belakang kita. Habis berswafoto, kita diajak mereka nari-nari dan pakai kostum mereka juga hahahaha..

Di tempat ini, kita diberi kesempatan untuk ikut membawakan suatu pertunjukan kecil, namanya Gwanno Gamyeongeuk. Pertunjukan kecil ini memperlihatkan satu kisah antara seorang akrobat pria dengan seorang pedagang wanita. Mereka bertemu dan saling mencintai. Tapi kemudian ada yang tidak suka dengan hubungan mereka. Akhirnya memecah pasangan ini hingga si pedagang wanita mencoba bunuh diri. Setelah lewat proses negosiasi yang cukup panjang (pura-puranya panjang), akhirnya pasangan ini direstui untuk bersama dan pedagang wanita pun sembuh. Akhirnya mereka bisa bersama-sama kembali.

278_img3

 

Lalu destinasi terakhir kita di hari pertama adalah Desa Hanok, desa yang di dalamnya berisi rumah-rumah tradisional Korea.

IMG_2315

IMG_2299
Indah banget nggak sih fotonya? ToT

 Sampai di sinilah perjalanan kita berhenti. Kita bermalam di sini, ceritanya. Wkwk. Ohiya, aku juga masuk ke dalam rumah-rumah itu, bagus huhu.. Pas masuk, berasa putri Korea dari keturunan bangsawan, soalnya properti rumahnya bagus-bagus. HAHA!

Kebetulan, Desa Hanok di Gangneung ini memang baru selesai diperbaiki pada saat itu. Kalau kalian di sana ya, tercium aroma baru diperbaiki gitu deh, tapi lewat foto ini kelihatannya kayak biasa aja, ya? Nggak kelihatan seperti Desa Hanok yang baru terlahir? Heheh..

Oke, deh. Sampai di sini dulu. Perjalanan di hari keduanya kita lanjut di postingan selanjutnya, yaa.

2 tanggapan untuk “Dua Hari Jadi Host MBC Gangneung (Day One)

  1. Gatau lagi mau komen apa selain: Keren. Banget. Pokoknya.

    1. Aku cuma jadi tim hore kok qaqaaa
      Anw, makasih udah mampir, Liiin 😀 Hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close