Akhir-akhir ini nggak tahu kenapa aku jadi melankolis banget. Banyak pikiran-pikiran yang… seperti itu bermunculan di kepalaku. Entah karena pengaruh lingkungan atau karena hal lain, yang jelas lagi sedih aja.

Tapi aku tahu diriku dengan baik, makanya aku berusaha buat cari kesenangan lain yang bisa membangkitkan semangatku. Satu-satunya hal yang bikin aku senang adalah berkarya dan jalan-jalan, dong! (Tapi kalau ada yang mau ngebayarin aku shopping sih senengnya bakal nambah 100 kali lipat, bor!)🤣

Alhasil, selama kerja dan tinggal di perantauan ini, sesibuk apapun, aku tetap sempatkan diriku untuk berkarya sedikit demi sedikit. Istilahnya mah dicicil gitulah.

Kalau ditanya, Yakin? Kamu berkarya apa? Dan dikomen, idih berkarya, kayak ada waktu aja, aku cuma bisa cekikikan aja. Sebenernya mulut gatel banget pengen njelasin panjang lebar. Tapi ya buat apa juga. Toh, dia pun nggak akan ngerti. Yang jelas, di sini aku berkarya bukan untuk menghasilkan duit atau untuk disenangi orang, tapi untuk memuaskan dan menghibur diriku sendiri. Gimana ya ngungkapinnya..

Istilahnya gini. Di kepalamu tuh kamu bisa melihat dengan jelas kehidupan seseorang yang nggak kamu kenal sama sekali dan kamu pengen nyeritain ini ke banyak orang tapi lewat tulisan biar lebih intens. Seolah-olah kamu pengen orang lain bisa belajar dari kisah hidup seseorang yang ada dalam kepala kamu. Nah, itu disebut sebagai inspirasi. Kalau udah dapat, saranku mendingan buru-buru dituangin ke dalam tulisan deh, sebelum semuanya lenyap dan menguap ke udara. 😭

Setelah puas bercerita dalam bentuk tulisan, tiba-tiba diriku suka melankolis lagi. Trus sedih lagi.. trus merasa terpuruk lagi. Merasakan banyak hal, sebenernya. Tapi dalam hatiku juga aku sadar bahwa itu semua cuma kekuatan pikiran yang berlebihan sehingga aku mikir yang macem-macem jadinya timbul kekhawatiran yang nggak ada habisnya. Sampai suatu hari aku nonton Avengers: End Game dan menemukan scene unik di mana Tony Stark mengatakan I love you 3000 ke istrinya di detik-detik kematian dia. Di situ air mataku tumpah. Kalau bayangin saat itu, bawaannya pengen ketawa!🤣

Dari situ aku sadar, hatiku emang puas dan terhibur dengan menghasilkan karya-karya kecil. Namuuuun, di sudut hatiku ternyata aku juga merasa kehilangan. Kosong. Kalau bagi Tony kalimat yang tepat untuk istrinya adalah I Love You 3000, kalau bagiku kalimat yang tepat untuknya adalah I Miss You 3000.

Aku nggak mencari kamu, kok. Kamu juga nggak menunggu aku, kan? Kita sama-sama berjalan aja. Siapa tahu ketemu di perempatan jalan sana.

PS: Maaf kalau postingan kali ini kurang bermanfaat dan nggak nyambung banget. Hampura!😂😂😂🙏🏻

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s