Hai! Jumpa lagi di postinganku yang selanjutnya. Aku tahu kalian pasti kangen aku kan? Oke, oke, sabar dong. Kali ini aku hadir dengan cerita baru, kok. Bukan cerita sih, lebih tepatnya pengalamanku yang baru selama di Gangneung, Korea Selatan.

             Btw kenapa judul posting-annya itu, Yo? Kim Shin dan Ji Eun Tak? Siapa sih mereka?

Sebelum kujawab pertanyaan itu, kalian udah pada nonton drama Goblin belum? Kalau belum, nonton dulu sana. Tonton sampe selesai, nggak mau tahu! Baru kalian bisa baca tulisan ini.

Nggak ding bercanda. Hahaha.. Yang terpenting sih kalian pernah denger tentang drama ini aja, baru kalian bisa nyambung sama tema tulisanku ini. Bagi yang udah pada nonton sih pasti tahu ke mana arah pembicaraanku ini. Seperti judul di atas, aku, Siwi, dan Hyeon Jeong eonni (Korean buddy-ku) mengunjungi salah satu pantai yang akhir-akhir ini jadi pusat perhatian dari para penonton drama Goblin yang diperankan oleh Gong Yoo dan tokoh Ji Eun Tak yang diperankan oleh Kim Go Eun.

990f84a6-db94-4e84-84d5-dd7323440738
Drama Fever

Awalnya kita tidak tahu kalau salah satu tempat wisata di Gangneung merupakan lokasi syuting dari drama Goblin sebelum Mbak Indhira menceritakannya kepada aku, Siwi, Tiara, dan Ilham pada suatu malam (aku lupa tepatnya malam apa). Sejak saat itu kita kepengen banget mampir ke tempat itu. Lalu aku menceritakan keinginanku itu kepada Hyeon Jeong eonni dan ia mengajakku pergi ke sana. Tanpa pikir panjang aku langsung mengiyakan ajakannya itu. Tapi masa cuma berdua aja? Akhirnya aku ngajak Siwi. Aku minta Siwi untuk ngajak Korean buddy-nya juga, tapi ia bilang Korean buddy-nya nggak bisa, katanya mau istirahat di rumah karena habis ikut kegiatan member training. Kami baru bisa mengunjungi pantai itu dua minggu setelahnya, tepat di hari Minggu di awal musim semi.

Hari ini bunga sakura masih bermekaran. Cuacanya pun lumayan dingin, tapi dinginnya dingin sejuk. Bukan dingin seperti di musim dingin, loh. Aku bangun kesiangan karena tadi malam tidur telat, sekitar pukul tiga pagi ditambah lagi badanku yang masih terasa pegal-pegal seluruh tubuh karena efek jalan-jalan di Gyeongpo kemarin bareng Ilham dan Seosam (teman dari China). Aku dan Siwi langsung bergegas siap-siap. Sebelumnya kita memutuskan naik bus kota dan berencana bertemu di halte bus, tapi sayangnya trasport card-ku sudah habis. Aku berniat untuk mengisinya sampai akhirnya aku tersadar kalau trasport card yang Tiara pijemin ke aku itu HILANG! Akhirnya aku menghubungi Hyeong Jeong eonni dan mengatakan kepadanya kalau trasport card-ku hilang. Tadinya aku berniat untuk menggunakan uang tunai saja sampai akhirnya Hyeon Jeong eonni bersedia meminjami trasport card miliknya yang satu lagi kepadaku. Dia bilang dia jarang sekali pakai kartu ini jadi dia meminjakannya kepadaku. Alhamdulillah.. :’)

Kita janjian sama Hyeon Jeong eonni di halte bus yang terletak di gerbang depan kampus kami. Aku dan Siwi telat 15 menit. Aku merasa bersalah dan langsung meminta maaf kepadanya. Kalau bareng dia kerasa seperti kakak sendiri. Soalnya, selain baik, dia mau sabar ngejelasin sesuatu yang belum bisa kupahami. Heuheu..

Oke, akhirnya kita berangkat sekitar pukul 10.30, start-nya dimulai dari halte bus kota yang terletak di gerbang kampus bagian depan. Perjalanan yang harus kita tempuh tergolong jauh, sekitar 40 menit.

Tempat wisata ini adalah sebuah pantai yang terletak di daerah Gangneung, Provinsi Gangwon-do, Korea Selatan. Ya, kayaknya aku memang udah ditakdirkan buat ketemu Gong Yoo dan Kim Go Eun yang (pernah) syuting drama di sini meskipun hanya bertemu melalui sebuah poster, heuheu.. Maklumlah, Gong Yoo kan lagi nyusun rencana buat liburan di Bali, Indonesia. Hohoho..

Bus berhenti di halte yang terletak di depan sebuah kampus, sayangnya aku lupa nama kampus itu. Seperti yang dikatakan Hyeon Jeong eonni, pantainya tidak jauh dari halte bus itu. Kami pun menelusuri jalan itu dengan jalan kaki melalui jalur dalam kampus. 10 menit kemudian pantainya pun mulai terlihat dengan jelas. Sebut aja Pantai Jumunjin.

Ada yang beda dari tampilan pantai ini. untuk membedakan batas pasir pantai dan jalan transportasi umum, di tepi jalannya diberi batu pembatas sehingga pasir pantainya tidak mengganggu para pengguna jalan. Namun itu membuat tempat ini terlihat lebih sempit. Dari tempatku berdiri, aku juga bisa melihat deretan mobil yang terparkir di sepanjang jalan. Banyak restoran seafood dan kafe juga di sepanjang jalan. Aroma pantai yang khas membuatku teringat akan pantai di Gunungkidul juga. Bedanya pantai di sini, menurutku tidak sealami yang di Gunungkidul. Kurasa. Walaupun begitu, pantai ini tetap terlihat istimewa di mataku karena  terdapat tiga jalur batu yang menyambung dari tepi pantai menuju ke tengah pantai.

SAM_7219

SAM_7220

Di jalur yang kedualah tempat pengambilan scene Ji Eun Tak dan Kim Shin bertemu secara ‘tidak sengaja’ dalam drama Goblin. Wah, masih nggak menyangka bisa mengunjungi salah satu lokasi syuting dari drama itu hahaha..

By the way, pas kita mau ambil foto di jalur kedua itu, ternyata harus antre dulu. Parahnya lagi, yang antre di situ semuanya adalah pasangan kekasih alias wanita-pria atau cewek-cowok atau perempuan-lelaki. Melihat kenyataan itu di depan mata, kok hatiku seperti tertohok keras, ya? Jadi mau nggak mau harus teringat yang lalu.

2473859_image2_1
Visit Korea

Oke, cukup. Aku nggak mau merusak hari indah ini, jadi aku berusaha buat tidak peduli aja. Butuh kesabaran banyak antre buat ambil foto kayak pasangan Goblin itu. Sekitar 20 menit berlalu, akhirnya tiba giliran kami. Ah iya, ketika tiba giliran kami mengambil foto ala-ala Goblin, seorang bapak dan seorang ibu mengatur pose dan gaya kami. Ibu itu menawari kami sebuket bunga dan sebuah syal merah kepada kami. Katanya ini bisa disewa sebentar supaya terlihat lebih mirip layaknya Ji Eun Tak dan Kim Shin ketika itu. Masing-masing properti itu disewa ₩ 1000, jadi totalnya ₩ 2000. Lalu bapak itu mengatur pose kami layaknya seorang sutradara. Ia juga yang mengambilkan foto kami. Luar biasa. Saking niatnya sampai seperti ini, hahaha.. Tapi lucu, sih. Aku juga suka dan terlalu kesenengan sampai-sampai nggak bisa berhenti tersenyum. Aku juga ngajak Hyeon Jeong eonni untuk foto bareng aku menggantikan Siwi. Jujur saja, Hyeon Jeong eonni bukan type orang yang suka foto-foto, tapi aku senang ia bersedia denganku hehehe…

SAM_7212.JPG

Setelah dirasa cukup, aku dan Siwi memberikan syal merah dan sebuket bunga itu kepada ibu tadi. Ia membalasnya dengan senyuman juga. Sehabis berfoto bersama, kami memutuskan untuk diam beberapa lama dulu di atas bebatuan besar di tepi pantai itu. Hyeon Jeong eonni mengambil gambarku dari belakang. Siwi yang duduk di sebelahku pun ikut difoto juga.

IMG_20170410_094732_788.jpg

Tak terasa ternyata sudah siang menjelang sore. Kami pun memutuskan makan di salah satu restoran seafood yang ada di seberang jalan umum. Memang ya, restoran Korea Selatan dengan restoran Indonesia banyak perbedaannya. Bagaimana tidak, ketika pertama kali masuk ke dalam restoran ini aku disambut oleh mbak-mbak cantik dengan make-up yang melapisi kulit wajahnya sempurna. Rambutnya pirang dan yang satunya lagi kecokelatan, sepertinya mereka pekerja part time di restoran ini. Kami memilih tempat duduk dekat jendela besar yang langsung memperlihatkan pemandangan Pantai Jumunjin.

SAM_7223.JPG

Tak beberapa lama, mbak yang tadi kutemui di dekat pintu masuk memberikan buku menunya kepada kami. Dari sederet menu yang ada, aku dan Siwi memutuskan membeli Sundubu Hwemul (순두부회물). Harganya sekitar ₩ 7000/orang. Sembari menunggu makanannya datang, aku meminjam kamera Siwi untuk mengambil beberapa gambar yang mau kukirimkan kepada teman-temanku di Indonesia. Foto itu berupa kertas dengan tulisan sederhana dan Pantai Jumunjin sebagai background-nya, yang pasti foto-foto itu akan kukirimkan kepada mereka yang dekat denganku baik saat aku duduk di bangku TK, SD, SMP, SMA, hingga kuliah sekarang.

SAM_7253.JPG

Sekitar 30 menit berlalu, Hyeon Jeong eonni memanggilku dari jauh untuk masuk ke restoran itu. Kertas-kertas itu langsung aku masukkan ke dalam saku coat-ku lalu menyusul eonni masuk ke dalam restoran itu. Wah, makan siangnya udah jadi ternyata. Mbak yang berambut pirang tadi mengantarkan beberapa banchan (lauk), alat-alat makan (seperti sendok, sumpit, dan beberapa mangkuk kecil), dua botol air dingin, dan tiga gelas kecil berbahan keramik. Hmm, baunya aja dah enak. Sundubu Hwemul sendiri berarti seafood dan tahu. Makanan ini berkuah merah, dan pastinya pedas, dengan tahu putih, gurita yang sudah dipotong menjadi bagian kecil-kecil, cumi-cumi, dan beberapa hewan laut kecil lainnya (yang aku nggak tahu pasti hewan laut apa itu, soalnya waktu itu langsung main makan aja, sih, heuheu). Porsinya memang kelihatan sedikit, tapi pas aku coba memakannya ternyata perutku nggak muat makan semuanya. Sedih, kan… Alhasil makanannya jadi nyisa, deh. Makanan yang nyisa itu belum berjodoh masuk ke perutku rupanya.

Usai makan siang, kami memutuskan untuk kembali pulang. Sebelum pulang, kami menyempatkan diri untuk berfoto di depan poster Gong Yoo dan Kim Go Eun yang sedang syuting di Pantai Jumunjin (karena sebelum makan siang tadi kami belum sempat foto di depan poster itu). Ya meskipun hanya sekadar poster kan seenggaknya ini sebagai tanda juga kalau aku udah pernah mampir ke tempat yang pernah dikunjungi sama Gong Yoo Oppa juga. Sebagai doa, mungkin di lain kesempatan, yang aku nggak tahu persis kapannya itu, aku bakal bisa ketemu Gong Yoo… (mbok diamini aja, toh. Nggak dosa ini loh ngedoain aku, malah dapet pahala dunia akherat).  :’)

1491723856113.jpeg

Finally, kami menuju pulang ke asrama dan Hyeon Jeong eonni pulang ke one room-nya yang tidak jauh dari kampus. Alhamdulillah pulang dengan hati yang senang lagi, yeay!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s