(Belajar) Merelakan

Kali ini aku benar-benar muak. Cukupkan sampai di sini. Aku… menyerah untukmu. Layaknya tumbuhan, biarkan mati dan membusuk dengan sendirinya. (Ah, padahal hatimu berdesir pun ketika menulis ini. Ia ada di hadapanmu sembari bertanya, “Punya pulpen TOPIK?”) Tawaku sinis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close