Yang Sudah Berjarak

Kala itu kupikir sama, tiada beda meskipun dari asal yang berbeda pula. Namun, seiring waktu berjalan, aku bisa melihat semuanya. Apa yang semula kukira hebat adalah salah. Mulanya aku ingin membuat dia sadar karena aku tiadalah tega membiarkan dia terus seperti itu, namun apalah bisaku jika dirinya pun tiada niat untuk berubah.

Aku tiada mengerti dengan khayalmu tentangku. Yang jelas, teman, aku hanya bisa berharap semoga kau lekas menyadarinya. Menyadari atas butir-butir kesalahan yang sudah kau ciptakan. Tak apa dengan aku. Pun aku sudah tiada lagi mengingatnya.

Semoga kau sadar arti teman yang sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close