Dengan Kata Sederhana

Hari ini titik-titik gerimis menjadikan pagi yang dingin dan sejuk. Air jatuh bergulir ke permukaan, mengalir hingga ke tempat terendah.
Ada teman mengingatkanku, mungkin lebih tepatnya menyadarkanku, apa arti teman yang sesungguhnya. Dia, dengan segala ketulusan, kejujuran, dan keberaniannya, mengatakan apa yang selama ini dia rasakan. Entah apa tadi yang membuatku meneteskan air mata, dengan kata-kata sederhana dia mampu membuatku menangis. Mungkin karena pagi ini hujan, suasana hatiku jadi melankolis. Entahlah, yang aku sadari bahwa apa yang dia katakan itu benar. Ya, mengenai teman.

Aku iri padanya. Atas keberaniannya, keyakinannya, dan kesanggupannya mengungkapkan semua perasaannya.
Andai aku bisa sepertinya, dengan apa adanya diriku dan dengan kata sederhana mengatakan sejujurnya tanpa maksud menyakiti hati orang lagi dengan kejujuranku ini.

Aku belajar sebagian darinya, apa itu teman. Sebagian lagi masih harus kutemukan sendiri jawabannya. Suatu saat nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close