Dekat tapi terasa jauh
Seolah berbatas dinding meski satu atap
Kita menjadi kami dan mereka
Saling mendengar namun memunggungi
Saling menatap kemudian berpaling
Semoga ada masanya
Ketika kita bersama-sama menertawakan hal yang sama
Atau bahkan menangis dalam satu rangkulan yang sama

Dyalin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s